Follow Us @agnes_bemoe

Friday, 12 February 2021

BUKU ANAK INDONESIA YANG MENGANGKAT BUDAYA TIONGHOA

 

Tidak banyak buku cerita anak Indonesia yang mengangkat kehidupan minoritas, terutama minoritas berdasarkan agama atau etnis.


Di Hari Raya Imlek 2021 ini  saya berusaha mencari buku-buku cerita anak yang bercerita tentang masyarakat Tionghoa dan budayanya. Tidak banyak yang saya dapat. Atau, saya yang kurang gigih mencari, mungkin. Namun, inilah buku-buku tersebut.


Oh ya, buku-buku ini bukan buku-buku baru ya. Sudah lama terbit, jadi mungkin sudah agak susah dicari di pasaran. P.S. Saya sudah membaca buku-buku ini. Rekomendasi saya adalah buku-buku ini sangat layak disebarluaskan dan dibaca anak-anak Indonesia.

 

1.       Seri Berbeda Itu Asyik: Bersama-sama di Hari Raya Imlek – Arleen Amidjaja & Mela Hartono




Buku ini bercerita tentang persahabatan antar teman-teman yang berbeda keyakinan. Perbedaan itu tak menghalangi mereka untuk saling membantu. Termasuk juga ketika mereka membantu Feni, yang terpaksa harus merayakan Imlek sendirian.


Buku ini adalah salah satu judul dari seri "Berbeda itu Asyik" yang secara umum menceritakan tentang indahnya kehidupan harmonis dalam perbedaan. 

 

2.       Cap Go Meh – Sofie Dewayani & Eugina Gina




Buku ini bercerita tentang diserapnya budaya Tionghoa, dalam hal ini makanan yaitu Lontong Cap Go Meh, ke dalam budaya Jawa Muslim. Pada akhirnya, penyerapan itu menjadi pemersatu bagi siapa saja yang menikmati lontong Cap Go Meh ini.


Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Litara ini tercatat sebagai salah satu dari enam nominee (shortlist) dalam ajang SingTel Asian Picture Book Award tahun 2013 di Singapura. 

 

3.       Misteri Kota Tua – Yovita Siswati




Novel Anak (MG) ini tidak secara khusus bicara tentang hari raya masyarakat Tionghoa. Namun, di dalamnya kita bisa mengenal kehidupan masyarakat Cina Benteng di kawasa Kampung Sewon, Tangerang. Termasuk juga pembaca bisa mengikuti sejarah tentang orang Tionghoa pada masa pergerakan dan setelah kemerdekaan.

 

Tahun 2016 novel ini dimasukkan ke dalam “Honor List” (Daftar Karya Terpuji) oleh IBBY (Internatonal Board on Book for Young People). Dan memang penghargaan ini layak sekali. Cerita dalam novel ini benar-benar bernas dan juicy.

 

4.       Nino, Si Petualang Cilik: Bakar Tongkang Bagansiapiapi – Agnes Bemoe & InnerChild Studio




Dalam buku “Nino, Si Petualang Cilik” ada cerita tentang tradisi “Bakar Tongkang”. Tradisi ini secara unik hanya dimiliki masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi, Riau.

 




Itu kira-kira, buku yang saya dapati bercerita tentang –secara khusus- etnis Tionghoa. Kalau teman-teman tahu ada judul lain yang belum termuat, tolong infokan ya.

 

Last but not least, Selamat Hari Raya Imlek 2021. Xin Nian Kuai Le. Gong Xi Fat Cai!

 

 ***


Pebatuan, 12 Februari 2021

@agnes_bemoe

No comments:

Post a comment