Follow Us @agnes_bemoe

Sunday, 6 March 2016

SERU SETIAP SAAT

SERU SETIAP SAAT
Saya langsung jatuh cinta pada Seru Setiap Saat sejak pertama kali membaca cerita-ceritanya. Ceritanya (yang berupa picture story book) dibuat dengan sederhana.  Bahasanya indah, isinya  menarik, serta memanjakan daya imajinasi anak.
Akhir-akhir ini saya melihat buku anak (bahkan yang picture story book) bergerak dari imajinatif menjadi informatif. Pembahasaan konotatif menjadi denotatif. Implisit menjadi eksplisit. Buku anak dipenuhi dengan pesan-pesan moral atau ilmu pengetahuan yang eksplisit. Ruang untuk berimajinasi menyempit, kalau tidak mau dikatakan tidak ada.
Masa kanak-kanak adalah masa dimana imajinasi anak sedang berkembang dengan “liar”. Perhatikan bahwa anak bisa mengarang sendiri cerita sambil bermain. Tunas imajinasi itu hendaknya dipupuk dan dibina. Salah satunya dengan bahan bacaan yang baik, yang memberi ruang bagi imajinasi anak.
Sebaliknya, bila pada masa bermain dengan imjinasi itu anak-anak disesakkan dengan informasi dan pengajaran lain, daya imajinasinya tidak sempat berkembang, sudah langsung terkotakkan dengan pengajaran dan informasi yang didapatnya. Anak-anak dengan kapasitas berpikir yang terkotakkan adalah kerugian besar, buat anak, buat keluarga, buat masyarakat, buat bangsa.

MENULIS UNTUK SERU SETIAP SAAT
Karenanya, saya senang sekali diajak ikut menulis di “Seru Setiap Saat” oleh Gita Lovusa, kreator “Seru Setiap Saat”.
Saya mengirimkan cerita yang berjudul "Harta Karun Kakek". Isinya tentang salah satu kekayaan alam Indonesia yang belum semua orang tahu, yakni ikan terubuk. Apa uniknya ikan ini? Baca saja ceritanya ya.


Selanjutnya, saya menyarankan teman-teman saya yang punya anak balita, silakan berkunjung ke “Seru Setiap Saat”. Kunjungi fanpage di sini dan IG-nya di serusetiapsaat. Saya merekomendasikan cerita-ceritanya untuk dibaca bersama putra-putri di rumah. 
Buat Mbak Gita Lovusa, salut berat! Angkat topi! Mudah-mudahan semakin berkembang!

***



Pembatuan, 6 Maret 2016
@agnes_bemoe

No comments:

Post a comment